Kutemani
Hari dibuka lagi oleh suara alarm
Menggantikan sunyi yang mententramkan
Kesadaran belum melingkar penuh
Suntuk tetap terasa dipersendian dan lelah masih menggelitik
Hari ini tak lain, ulangan hari kemarin
Begitu saja tanpa terasa seperti belenggu
Mengikat rutinitas pada mata kaki
Menautkan kebosanan pada hati
Musim panas yang datang tiba-tiba
Merekahkan siang yang menyiksa
Menebarkan aroma bau
Yang menempel pada debu
Begitupula sore yang panjang terentang
Menarik ujung bayang-bayang memanjang
Meneggelamkan cahaya kedalam senja
Melupakan sekilas cerita yang tertutur siang tadi
Malam menjelang kantuk yang tertahan
Terperangkap dalam mimpi sebentar saja
Lalu mata melangkah mencari kelana
Jadi kutemani saja rembulan yang sedang merana
3 Juli 2009, 03:27
Hari dibuka lagi oleh suara alarm
Menggantikan sunyi yang mententramkan
Kesadaran belum melingkar penuh
Suntuk tetap terasa dipersendian dan lelah masih menggelitik
Hari ini tak lain, ulangan hari kemarin
Begitu saja tanpa terasa seperti belenggu
Mengikat rutinitas pada mata kaki
Menautkan kebosanan pada hati
Musim panas yang datang tiba-tiba
Merekahkan siang yang menyiksa
Menebarkan aroma bau
Yang menempel pada debu
Begitupula sore yang panjang terentang
Menarik ujung bayang-bayang memanjang
Meneggelamkan cahaya kedalam senja
Melupakan sekilas cerita yang tertutur siang tadi
Malam menjelang kantuk yang tertahan
Terperangkap dalam mimpi sebentar saja
Lalu mata melangkah mencari kelana
Jadi kutemani saja rembulan yang sedang merana
3 Juli 2009, 03:27
No comments:
Post a Comment