Selayang
Selayang lalu menorehkan kesan
Wangi yang kau kirimkan sekejap
Menidurkan secuil kesadaran
Membius, menarik dan menenggelamkan
Sekejap pandang kau bekukan
Irama hidup yang letih ku iringkan
Menghentikan setapak waktu tempatku berlalu
Seakan dalam tayang ulang, menancapkan detil mendalam
Runtuhlah segala susunan aturan
Memutar balikkan segala yang terpatri
Perlahan kau tancapkan belati kerinduan
Tepat ditepi, dibatas jantung hati
Detik yang terus melaju, berbenah menuliskan waktu
Meninggalkan goresan penuaan
Mengusir usia segera berlari tanpa menoleh lagi
Sementara kau tak tergoyahkan
Kaujeratkan tali pada kaki hati
Kau jebak kegetiranku akan kehilanganmu
Hingga akhirnya seorang meyakinkanku
"Kita semua, pemula dalam cinta", ucapnya dalam senyuman
30 Juni 2009, 01:51
Selayang lalu menorehkan kesan
Wangi yang kau kirimkan sekejap
Menidurkan secuil kesadaran
Membius, menarik dan menenggelamkan
Sekejap pandang kau bekukan
Irama hidup yang letih ku iringkan
Menghentikan setapak waktu tempatku berlalu
Seakan dalam tayang ulang, menancapkan detil mendalam
Runtuhlah segala susunan aturan
Memutar balikkan segala yang terpatri
Perlahan kau tancapkan belati kerinduan
Tepat ditepi, dibatas jantung hati
Detik yang terus melaju, berbenah menuliskan waktu
Meninggalkan goresan penuaan
Mengusir usia segera berlari tanpa menoleh lagi
Sementara kau tak tergoyahkan
Kaujeratkan tali pada kaki hati
Kau jebak kegetiranku akan kehilanganmu
Hingga akhirnya seorang meyakinkanku
"Kita semua, pemula dalam cinta", ucapnya dalam senyuman
30 Juni 2009, 01:51
No comments:
Post a Comment